Selasa, 11 November 2025

PKTD

Membangun Kesehatan Masyarakat Melalui 
Program Padat Karya Tunai Desa

Desa Nusantara, yang terletak di Kecamatan Air Sugihan, Kabupaten Ogan Komering Ilir, Provinsi Sumatera Selatan, menjadi salah satu contoh nyata bagaimana Dana Desa dapat dimanfaatkan dengan baik untuk meningkatkan kesejahteraan masyarakat. Pada tahun anggaran 2024, desa ini berhasil melaksanakan kegiatan rehabilitasi dan penambahan ruangan Pos Kesehatan Desa (Poskesdes) melalui program Padat Karya Tunai Desa (PKTD) dengan total anggaran sebesar Rp 110.114.000,-.

Langkah ini muncul dari kebutuhan nyata di lapangan. Selama ini, bangunan Poskesdes Desa Nusantara berukuran 6x8 meter dan dianggap kurang memadai untuk melayani jumlah penduduk yang mencapai 2.181 jiwa. Kondisi tersebut membuat pelayanan kesehatan tidak bisa dilakukan secara maksimal, terutama ketika masyarakat membutuhkan layanan secara bersamaan. Melalui musyawarah desa yang dihadiri oleh berbagai unsur – pemerintah desa, Badan Permusyawaratan Desa (BPD), kader, tokoh masyarakat, serta perwakilan dari kecamatan dan tenaga pendamping profesional – disepakati bahwa rehabilitasi dan penambahan ruangan Poskesdes menjadi prioritas pembangunan tahun 2024.

Perencanaan yang Melibatkan Semua Pihak

Proses perencanaan dilakukan secara partisipatif. Pemerintah desa bersama Tenaga Pendamping Profesional (TPP) Kecamatan Air Sugihan, Bapak Haryono selaku Pendamping Lokal Desa, memberikan masukan agar pembangunan Poskesdes dilakukan dengan melibatkan masyarakat setempat. Prinsip Padat Karya Tunai Desa diterapkan sepenuhnya — artinya tenaga kerja yang digunakan dalam proyek ini berasal dari warga desa itu sendiri. Dengan begitu, selain mendapatkan hasil pembangunan fisik yang bermanfaat, kegiatan ini juga memberikan tambahan penghasilan bagi masyarakat yang terlibat.

Setelah masuk dalam Rencana Kerja Pemerintah Desa (RKPDes), dilakukan survei awal (Survey 0%) untuk memastikan kondisi dan kebutuhan teknis di lapangan. Dari hasil survei ditetapkan ukuran bangunan baru menjadi 9x5 meter, dengan estimasi biaya Rp 110.114.000,-.

Proses Pelaksanaan dan Keterlibatan Masyarakat

Pekerjaan rehabilitasi Poskesdes dimulai pada Agustus 2024 dan berlangsung selama lebih dari satu bulan. Proses pembangunan dilakukan secara gotong royong oleh warga desa dengan pengawasan langsung dari Tim Pelaksana Kegiatan (TPK) dan pemerintah desa. Tahapan pembangunan dimulai dari penggalian pondasi, pemasangan tapak, perakitan besi, pembuatan dinding batu bata, hingga pemasangan atap dan penyelesaian akhir.

Masyarakat merasa senang karena kegiatan ini tidak hanya memberikan manfaat jangka panjang dalam bidang kesehatan, tetapi juga membuka peluang kerja sementara bagi warga yang membutuhkan. Selain itu, keterlibatan langsung masyarakat dalam pembangunan membuat rasa memiliki terhadap fasilitas desa semakin tinggi.

Hasil dan Dampak Positif

Kini, Poskesdes Desa Nusantara telah berdiri lebih luas dan representatif dengan ukuran 9x5 meter. Fasilitas yang lebih memadai ini memungkinkan tenaga kesehatan untuk memberikan pelayanan yang lebih optimal kepada masyarakat, baik untuk pemeriksaan rutin, penanganan ibu hamil, imunisasi anak, maupun tindakan kesehatan dasar lainnya.

Dampak positif dari kegiatan ini tidak hanya dirasakan oleh warga yang menggunakan layanan kesehatan, tetapi juga oleh para pekerja lokal yang mendapatkan tambahan penghasilan dari hasil kerja mereka. Dengan demikian, kegiatan ini memiliki dua manfaat besar sekaligus — peningkatan pelayanan kesehatan dan peningkatan ekonomi masyarakat.

Semangat Gotong Royong dan Pemberdayaan

Pelaksanaan praktik baik ini juga menjadi bukti nyata bagaimana semangat gotong royong dan pemberdayaan masyarakat masih hidup kuat di Desa Nusantara. Program Padat Karya Tunai Desa tidak hanya berfokus pada pembangunan fisik, tetapi juga menjadi sarana untuk memperkuat solidaritas sosial dan menumbuhkan rasa tanggung jawab bersama terhadap aset desa.

Bapak Muhammad Nur Kholep, selaku Kepala Desa Nusantara, menyampaikan bahwa keberhasilan ini tidak terlepas dari partisipasi masyarakat serta pendampingan dari berbagai pihak. “Kami ingin memastikan bahwa setiap rupiah dari Dana Desa benar-benar kembali kepada masyarakat. Rehabilitasi Poskesdes ini adalah bukti bahwa ketika kita bekerja bersama, hasilnya bisa dirasakan oleh semua warga,” ungkapnya.

Penutup

Praktik baik yang dilakukan oleh Desa Nusantara ini menjadi inspirasi bagi desa-desa lain di Kabupaten Ogan Komering Ilir maupun daerah lain di Indonesia. Dengan perencanaan yang matang, pelibatan masyarakat yang kuat, serta pengelolaan Dana Desa yang transparan dan akuntabel, pembangunan desa dapat berjalan efektif dan memberikan manfaat nyata bagi masyarakat.

Melalui kegiatan sederhana namun berdampak besar seperti rehabilitasi Poskesdes ini, Desa Nusantara telah menunjukkan bahwa pembangunan tidak hanya soal membangun gedung, tetapi juga membangun harapan, kesehatan, dan kesejahteraan bersama.

Dokumen bisa di Download Disini

Video bisa di Download Disini 

Minggu, 12 Oktober 2025

HUT OKI

OKI FEST 2025 is Coming 🎉✨

Dalam rangka HUT ke-80 Kabupaten Ogan Komering Ilir, yuk meriahkan bersama berbagai rangkaian kegiatan seru, bermanfaat, dan inspiratif!

📅 Agenda Kegiatan:
📍 Dinesty Land
1 Okt 2025: Workshop Hijabdo
2 Okt 2025: Workshop Seni Budaya
3 Okt 2025: Workshop Digital Marketing
4 Okt 2025: Workshop Digital Parenting

📍 Taman Segitiga Emas Kayuagung
10 Okt 2025: CSR Tanam Tabibuya
10 – 12 Okt 2025: OKI Fest & OKI Job Fair

Dengan tema: Sinergi Kuat, Melaju Hebat 🌟
Mari bersama rayakan hari jadi OKI dengan semangat kolaborasi dan kebersamaan.

#OKIFest2025 #HUTOKI80 #SinergiKuatMelajuHebat #OKIMaju
 

PKTD

Membangun Kesehatan Masyarakat Melalui  Program Padat Karya Tunai Desa Desa Nusantara, yang terletak di Kecamatan Air Sugihan, Kabupaten Oga...